Nectara Palm Suiker, Coconut Sugar atau Gula Kelapa Asli Indonesia yang Ada di Belanda - Coconut Sugar Coconut Sugar
Nectara Palm Suiker, Coconut Sugar atau Gula Kelapa Organik Asli Indonesia yang Ada di Belanda

Nectara Palm Suiker, Coconut Sugar atau Gula Kelapa Asli Indonesia yang Ada di Belanda

Nectara Palm Suiker, Coconut Sugar atau Gula Kelapa Asli Indonesia yang Ada di Belanda

Nectara Palm Suiker, Coconut Sugar atau Gula Kelapa Asli Indonesia yang Ada di Belanda – Belanda dikenal sebagai salah satu negara dengan populasi diaspora Indonesia yang signifikan. Oleh karena itu, bisnis yang berhubungan dengan Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di Belanda, menjadi peluang menarik bagi pengusaha diaspora Indonesia di sana.

Takim Santosa, seorang diaspora Indonesia di Belanda, memanfaatkan peluang ini dengan menjadi importir produk Indonesia melalui perusahaannya, Nesia Food VOF.

“Saya lebih fokus mengimpor bahan makanan kering dari pemasok UMKM dan korporasi di Indonesia. Dengan banyaknya perantau dari Indonesia yang tinggal di Belanda, produk-produk ini sangat dicari baik untuk konsumsi langsung maupun untuk diolah kembali,” kata Takim pada Sabtu (25/5/2024).

Takim menjelaskan bahwa salah satu pemasok terbesarnya adalah produsen gula kelapa atau coconut sugar dari Hugo Inovasi, yang berbasis di Banyumas, Jawa Tengah. Mereka bertemu melalui program international business matching yang diadakan oleh BNI.

Nectara Palm Suiker, Coconut Sugar atau Gula Kelapa Asli Indonesia yang Ada di Belanda

Ia berharap dapat terus bekerja sama dengan BNI untuk dapat terhubung dengan pemasok UMKM berkualitas lainnya. Takim juga berencana mengajukan fasilitas Diaspora Loan BNI untuk pembelian gudang.

Gula kelapa sangat dibutuhkan di Belanda untuk diolah menjadi menu khas Indonesia di restoran milik diaspora. Saya bertemu dengan Hugo Inovasi melalui program business matching dari BNI,” ujarnya.

Anggota Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, mengungkapkan bahwa gula kelapa atau coconut sugar dari Banyumas telah diekspor ke berbagai negara.

“Hugo Inovasi adalah debitur BNI yang memberdayakan petani lokal Banyumas dan mengekspor produk gula kelapa ke luar negeri. Melalui program business matching dari BNI, Hugo Inovasi bertemu dengan Nesia Food dan berhasil mengekspor dua ton gula kelapa per bulan,” jelas Adisatrya.

Adisatrya juga menyebut bahwa banyak diaspora Indonesia yang memanfaatkan peluang bisnis di Belanda dengan membuka restoran khas Indonesia. Ia berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat mengembangkan bisnisnya di luar negeri.

“BNI Amsterdam juga mengelola nasabah diaspora yang memiliki berbagai restoran, mulai dari makanan padang hingga fine dining khas Indonesia. Gula kelapa yang diimpor dari Banyumas tersebut telah menjadi bahan baku hidangan di restoran-restoran tersebut,” tambahnya.

“Semoga ke depan BNI dapat terus mendorong UMKM lokal agar siap berkompetisi di pasar global serta mendukung diaspora wiraswasta agar semakin sukses di luar negeri,” tutup Adisatrya.

0Shares

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *